Di Microsoft (dan mungkin juga di perusahaan2 tech lainnya), hubungan atasan-bawahan tidak seperti senior-junior ato tukang suruh-tukang kerja rodi. Bahkan bawahan pun gajinya bisa lebih tinggi dari atasan. Loh ko bisa gitu?
Gelar manajemen dan gelar kemampuan
Di sini tampaknya setiap karyawan punya dua gelar. Pertama adalah gelar manajemen, misalnya lead, manager, product unit manager, dll. Gelar manajemen ini yang sesuai dengan hierarki. Misalnya Steve Ballmer adalah yang paling tinggi, anak buahnya adalah si itu, lalu anak buahnya lagi si ini, ..., dll akhirnya sampe ke yang paling bawah.
Kedua adalah gelar kemampuan. Misalnya karyawan level 1, karyawan level 2, karyawan senior, karyawan ternama, dll gitu deh. Anak buah gelar kemampuan-nya bisa lebih tinggi daripada managernya.
Kenapa beda begitu? Karena memang beda. Seorang manager cocok menjadi manager karena pintar bergaul dengan orang lain (dan mengerti masalah bisnis). Tujuan manajer adalah untuk membuat anak buahnya bekerja dengan bahagia. Tapi anak buah bisa aja sangat luar biasa sekali ilmunya, cuma ga bakat memanajemen orang, jadi gelar kemampuan-nya tinggi tapi bukan manager.
Meritokrasi
Meritokrasi itu adalah sistem penghargaan berdasarkan bagusnya kerja, dan bukan berdasarkan sudah berapa tahun pengalaman / hubungan keluarga dengan bos / disukai bos ato ga / dll.
Dan dengar-dengar, gaji itu ditentukan oleh gelar kemampuan + gelar manajemen. Jadi gaji manager belum tentu lebih tinggi dari gaji anak buahnya, dan gaji manager juga bisa lebih tinggi dari atasannya lagi. Jadi adil, karena gaji berdasarkan kerja keras:
1. Kerja keras memanajemen banyak orang
2. Kerja keras sebagai karyawan berkemampuan (meskipun sendirian)
Sama atasan asik2 aja
Pertama, umur dan pengalaman tidak menentukan apakah seseorang lebih tinggi di posisi manajemen. Misalnya, managerku masih umur 20-an dan anak buahnya ada yang udah berkeluarga. Steve Ballmer juga cukup muda tapi anak buah2nya banyak yang udah tua-tua.
Dan juga di sini atasan meskipun dihormati, tetapi tidak ditakuti. Malah manager2 ikutan main foosball (table soccer) sama anak2 buah, dan makan bareng2. Dan biasanya setiap manager seminggu sekali ada sesi one-on-one untuk mengecek kabar setiap anak buahnya.
Di teamku sepertinya ada budaya prank: Kalo ambil cuti, siap-siap aja deh. Entah karyawan bawahan, manager, manager tinggi, pasti kalo abis balik cuti ruang kerjanya udah diisengin. Misalnya 2 minggu lalu manager dari manager dari managerku ruang kerjanya diisengin dikasi kardus2 banyak dan dikasi bola2 gabus sampe penuh sebagai tanda "selamat balik dari liburan".
Dan managerku mo cuti juga nih. Entah deh nanti mo diapain tuh ruangannya sama rekan2 setimku.
Tuesday, July 29, 2008
Hubungan atasan bawahan di Microsoft
Sunday, July 27, 2008
Jangan tertipu dengan pertumbuhan ekonomi
Jangan tertipu dengan istilah pertumbuhan ekonomi atau pertumbuhan GDP 6% per tahun atau apapun itu. Pertumbuhan ekonomi 6% per tahun itu tidak selalu kabar baik. Bahkan kalau cuma 6% dengan peningkatan harga minyak seperti sekarang ini, artinya kabar buruk sekali.
Begini cara menghitung GDP dari Wikipedia:
GDP = consumption + gross investment + government spending + (exports − imports)Artinya apa? Artinya,
- jika terjadi inflasi dan harga kebutuhan meningkat, GDP akan meningkat karena belanja meningkat.
- jika terjadi bencana dan pemerintah mengeluarkan uang untuk membantu korban, GDP akan meningkat.
- jika kesehatan penduduk menurun, lalu biaya pengobatan menjadi semakin besar, GDP akan meningkat karena "belanja kesehatan" meningkat.
- dll.
Meskipun kita tidak memikirkan bencana ataupun kesehatan, jika misalnya inflasi satu tahun 10% dan GDP cuma meningkat 6% dan jumlah penduduk meningkat 3%, gawat sekali karena justru kualitas hidup menjadi cuma
1,06 / 1,10 / 1,03 = 0,935
Jadi pertumbuhan kualitas hidup justru negatif: -6,5%.
Memiliki uang lebih banyak tidak berguna jika barang kebutuhan semakin sulit dicari dan semakin mahal. Memang istilah pertumbuhan ekonomi mungkin tidak terlalu jelas, dan biasanya orang yang miskin tetap miskin saja, meskipun "katanya" pertumbuhan ekonominya besar.
Aku lebih suka memakai istilah yang asal buat ini: "pertumbuhan kualitas hidup" karena aku tidak ingin melihat orang Indonesia punya banyak uang, tapi aku ingin melihat orang Indonesia bisa memiliki hasil pangan yang berlimpah, pendidikan tinggi, kesehatan yang baik, dan kehidupan sosial yang baik dan tentram.
Apa sih uang? Uang itu adalah alat tukar untuk mempertukarkan barang-barang kebutuhan hidup. Kalau saya memproduksi beras yang bagus dan Anda memproduksi baju yang bagus, kita saling bertukar dengan uang. Guna uang hanya itu! Yang sulit adalah bagaimana memproduksi beras yang bagus dan baju yang bagus dengan efisien dan produktivitas tinggi.
Jadi bagaimana caranya meningkatkan kualitas hidup? Good question. I don't have an instant answer. Seandainya pertanyaan ini ada jawaban gampangnya, pastilah semua negara sudah menjadi makmur dan penduduknya memiliki kualitas hidup yang baik. Tapi ternyata masih banyak negara miskin termasuk Indonesia, jadi pertanyaan tersebut ga ada jawaban gampangnya.
Daripada memberikan jawaban, aku akan memberikan hal-hal yang bukan jawaban saja (hal-hal ini berdampak negatif pada pertumbuhan kualitas hidup):
- Bekerja malas-malasan, yang penting digaji
- Memperjelek kualitas barang supaya keuntungan menjadi besar
- Berhenti bekerja karena gaji terlalu kecil (ingat, hasil produksi harus ada dulu sehingga alat tukar dapat berfungsi)
- Berhenti bekerja karena ingin mencari cara cari uang instan, misalnya MLM atau money game yang "kerja gampang (atau kerja aja engga) uang banyak"
Mungkin contoh-contoh di atas terlalu ekstrem. Tapi meskipun kita sudah bekerja keras, memang banyak sekali isu-isu seperti ketidakadilan pengusaha, harga minyak yang tidak bisa dikontrol, dll. Dan kalau memang ga ada lapangan kerja, bagaimana? Ga tau juga.
--cut--
Dan jangan tertipu dengan pertumbuhan ekonomi, dan tetap bekerja keras. Setiap curah kerja kerasmu (dan bukan uangmu!), memberi kontribusi pada "pertumbuhan kualitas hidup" masyarakat.
Saturday, July 26, 2008
Menilai tingkat maju negara dari efisiensi pertanian
Aku memimpikan Indonesia yang maju, yang masyarakatnya makmur dan kerjanya efisien.
Sebetulnya negara bisa maju bukan karena rakyatnya bekerja keras, tapi karena bekerjanya smart. Contohnya, Indonesia sewaktu baru merdeka adalah negara agraris, yang sekitar 70% (ato berapa?) pekerjanya di bidang agraris. Lalu swasembada pangan.
Dipikir-pikir sebetulnya prestasi itu ga terlalu mengagumkan ^^' habis masa banyak banget yang di bidang pertanian? Menurut Wikipedia, pada tahun 1999 hanya tinggal 16% pekerja Indonesia yang masih di bidang agraris. Tapi persediaan beras dll masih OK kan? Mungkin perlu impor-impor sedikit. Tetapi point-nya adalah teknologi pertanian sudah berkembang pesat sehingga tidak lagi dibutuhkan sebanyak orang seperti di masa lalu untuk menghasilkan hasil yang sama.
Lain lagi dengan di Amerika. Menurut Wikipedia, pada tahun 2007 hanya 0.6% pekerja Amerika di bidang agraris. Dan kalau ada yang pernah ke Amrik, pasti akan setuju bahwa porsi makanan di Amrik dibandingkan dengan porsi makanan di Indonesia itu sangat... besar sekali, biasanya ga habis kalau makan di restoran, kecuali perut mau mulas. Selain itu, Amrik adalah net eksportir bahan pangan, yang berarti ekspor lebih banyak dari impor makanan. Pantas saja tingkat kegemukan orang Amrik cukup tinggi.
Kenapa bisa begitu? Apa petani-petani di Amrik bekerjanya sangat keras? Ga juga, malah mungkin lebih santai. Kerja mereka sangat efisien karena teknologinya sudah sangat maju (entah deh, aku ga familiar dengan teknologi pertanian di Amrik) sehingga yield per hektarnya sangat tinggi. Catatan: Tanah di Indonesia lebih subur daripada di Amrik, dan Indonesia ga perlu khawatir dengan musim dingin!
Untuk menilai secara kasar tingkat majunya suatu negara, mari kita pakai rumus sembarangan ini:
tingkat maju suatu negara = (tingkat kekenyangan / persentase pekerja agraris)
Ya aku beri nilai 80 deh untuk tingkat kekenyangan di Indonesia dan 120 untuk tingkat kekenyangan di Amrik. Maka:
tingkat maju Indonesia = 80 / 16 = 5
tingkat maju Amerika = 120 / 0,6 = 200
Entah deh apa makna nilai-nilai ini. Yang jelas aku tentu mau mahasiswa-mahasiswa pertanian di Indonesia mempelajari teknologi-teknologi pertanian dengan serius dan menerapkannya untuk berjuta-juta petani di negeri ini. Semoga di tahun-tahun depan rakyat Indonesia lebih kekenyangan dan jumlah petani berkurang.
Lho disuruh ke mana petani-petaninya? Disuruh pindah ke bidang baru di mana Indonesia masih ketinggalan. Dengan pendapatan dari hasil pertanian yang berlimpah, mungkin bisa sekolah lagi untuk mempelajari ilmu baru seperti teknologi manufaktur, teknologi insinyur, atau membuka lapangan kerja baru.
Ayo jangan stuck di pertanian.
Thursday, July 3, 2008
Microsoft day 1 2
2008 Juli 2 Rabu, day 1
2008 Juni 3 Kamis, day 2
Teknologi-teknologi
Sejak di sini jadi lebih ter-expose pada teknologi2 yang dipake Microsoft. Aku jatuh cinta dengan C# karena C# adalah bahasa pemrograman yang sangat efisien: singkat tapi ekspresif. Jadi ceritanya pembuatnya Delphi di-hire sama Microsoft, lalu menciptakan bahasa C#. Makanya kalau diperhatikan ada beberapa ciri2 C# yang mirip dengan Delphi, misalnya penggunaan try..catch..finally dan property.
Di sini pakai Windows Vista. Hmm Windows Vista ga istimewa banget, meskipun ada beberapa hal yang keren seperti gadget-gadgetnya, spotlight search seperti di Mac.
Tapi yang sangat wah adalah Microsoft Office 2007. Aku baru kali ini pake Outlook 2007 dan Word 2007 dan sangat wah gile sangat berbeda jauh dibanding punyaku yang Outlook Express dan Word 2003. Memang kualitas Microsoft Office ga perlu diragukan deh. Pantesan Microsoft Office meraup untung sampai 2+ milyar dollar sampai hampir menyamai keuntungan Windows.
Microsoft vs. open source
Di sini kerjanya susahnya adalah masalah hukumnya ruwet ^^' ku mau liat contoh kode open source aja ga boleh. Di sini ada ribuan orang hukum yang di-hire yang ngurusin dari masalah kecil-kecil sampe masalah antitrust (yang dulu sampe didenda €899 juta oleh EU).
Karyawan Microsoft juga manusia
Hmm langka nih dapat kesempatan ngobrol2 dengan orang-orang yang sehari-harinya mengkode .NET 3.0 dan .NET 3.5, dan makan siang bareng, bercanda2 di email, main foosball (table soccer) bareng. Gile itu orang-orang table soccernya jago banget.
Besok 4 Juli libur karena hari kemerdekaan Amerika.
Tuesday, July 1, 2008
Microsoft day -3 -2 -1 0
2008 Juni 28 Sabtu, day -3
Dari San Francisco, CA tiba di Seattle, WA lalu naik taksi ke Redmond, WA.
Kelaparan karena ga sempat makan pagi dan ga makan siang dan jalan kaki 2 km lebih, 1 km di antaranya menyeret koper berat di jalan yang berbukit-bukit. Beli sepeda (akan direimburse). Dll. Aku tinggal di sebuah apartemen, dan rumetku orang Slovenia.
2008 Juni 29 Minggu, day -2
Kepanasan.. btw pada musim panas di daerah 47 derajat lintang utara ini, matahari terbit jam 5 pagi dan tenggelam jam 9 malam.
2008 Juni 30 Senin, day -1
Kepanasan..
2008 Juli 1 Selasa, day 0
Orientasi karyawan baru dari pagi sampai sore, mulai dari mengurus dokumen-dokumen, training, sampai acara permainan sedikit.
Hal yang paling hore setelah bertemu para intern adalah: Banyak sekali dari mereka yang internasional, misalnya dari Mexico, Canada, Russia, Ukraina, Poland, Taiwan, India, dll, dan bahasa Inggrisnya banyak yang agak jelek, hehe. Baguslah, ga akan minder karena masalah bahasa.
Dikenalin manager dan anggota tim, dll.
Hmm Microsoft memang perusahaan yang sangat besar sekali ^^' jadi hierarkinya juga agak ruwet. Posisiku adalah intern yang dibimbing oleh seorang test developer yang dipimpin test lead yang memimpin suatu divisi dari suatu product unit yang merupakan bagian suatu divisi dari suatu divisi di Microsoft.
Aku berada di salah satu ruangan berisi 3 orang, dari antara ratusan ruangan yang berada di gedung no. 42. Gedungnya sendiri ada berapa banyak entah deh.
Intinya di bawah WCF-nya .NET deh.
Yang gratis-gratis
Di Microsoft boleh ambil minuman2 soft drink gratis dari kulkas dan bikin kopi gratis (Rupanya banyak mesin-mesin kopi Starbucks di mana-mana).
Let's G***le it
Hmm tadi ada yang bilang "Let's Google it" diketawain. Kalau udah intern di sini sepertinya jadi inginnya ngomong "Let's Live Search it".
Thursday, June 26, 2008
Let's bike to work!

Mari bersepeda ke kantor, ke tempat kerja, ke kampus, ke sekolah, ke pasar, ke mall, ke tempat wisata, dll!
Karena
+ Presiden SBY saja ikut bersepeda ke tempat kerja (foto diambil dari link ini)
+ Udara bersih, tidak berpolusi
+ Ga usah beli BBM yang super mahal
+ Murah, tidak semahal mobil / motor
+ Mengurangi kepadatan kendaraan
+ Lebih cepat dari jalan kaki
+ Sehat
+ Siapa tahu membuka lapangan kerja membuat sepeda
Tapi
- Menyeramkan di kota besar, bisa ditabrak? (pakai helm deh)
Komunitas
Komunitas Pekerja Bersepeda Indonesia
Beberapa pencapaian komunitas ini:
- Hingga awal 2008 telah terbentuk 18 B2W-Wilayah yang tersebar seantero negeri, yaitu Aceh (NAD), Bandar Lampung, Bandung, Bali, Balikpapan, Bogor, Cirebon, Madiun, Makassar, Mataram, Mojokerto, Pangkalpinang, Pekanbaru, Sengata, Semarang, Surabaya, Simeulue (Kepulauan), Tuban, dan Yogyakarta. Menyusul dalam waktu dekat Palembang, Purwokerto, Meulaboh dan Ambon;
- Peningkatan jumlah Pekerja Bersepeda yang cukup signifikan di kota-kota besar. Dari 150 menjadi hampir 5000 dalam kurun 2 tahun (berdasarkan member mailing list dan website);
ayo ikutan
Wednesday, June 18, 2008
Hari Bangga Autisme (Autistic Pride Day)
Pertama-tama:
Happy autistic pride day!
Selamat hari bangga autisme!
(18 Juni setiap tahun)
Autism / autisme, apa itu
Hm sudah sering dengar kan? Di Indonesia banyak, dan di Amrik juga banyak. Di sini menurut statistik sekitar 1 dari 150 anak yang lahir menderita autism.
Ciri-ciri umum autism:
- kesulitan dalam penggunaan bahasa / sulit berbicara
- kesulitan dalam pergaulan
- perilakunya melakukan gerakan yang berulang-ulang / sangat teratur
- dll
Tapi autism sendiri ga sesederhana itu
Ga mudah menentukan seseorang terkena autism atau ga, karena autism sendiri adalah sebuah spektrum, dari yang tanda2nya sangat minimal, sampai yang sangat parah atau ga bisa berbicara.
Setidaknya orang yang autistic bisa digolongkan ke kategori high-functioning dan low-functioning. Tapi batasan kategori ini juga ga begitu jelas. Pokoknya yang high-functioning bisa melakukan kegiatan sehari-hari dan kadang-kadang malah jenius dalam bidang matematika / musik, tapi yang low-functioning biasanya sulit meskipun melakukan hal-hal kecil.
Memang menurut berbagai sumber, mayoritas orang yang didiagnosis autism sebetulnya termasuk high-functioning, tapi artinya tetap banyak sekali yang low-functioning.
Salah satu subkategori autism adalah Asperger's syndrome. Orang-orang dengan syndrome ini biasanya seperti orang biasa saja, tapi kesannya sangat serius, sulit bergaul dan sulit membaca emosi, dan bidang yang disukai sangat sempit. Banyak orang-orang penting dalam bidang science, dan bahkan Thomas Jefferson, diperkirakan terkena Asperger's syndrome.
Penyebab autism?
Secara umum memang belum diketahui. Tapi penyebab genetiknya diperkirakan cukup kuat.
Bisa disembuhkan?
Belum bisa. Adanya berbagai terapi-terapi yang mencoba membentuk perilaku anak atau sekolah khusus yang mengajarkan skill-skill kehidupan.
Hari ini adalah hari tentang orang-orang yang tidak mau disembuhkan
Karena memang mereka berpendapat bahwa orang dengan autism tidak perlu disembuhkan, karena autism jangan dipandang sebagai penyakit. Mereka yang tergolong dalam autism right movement beranggapan bahwa autism mesti dipandang sebagai suatu "difference", bukan "disease". Jadi orang2 dengan autism perlu bangga, atau mempunyai pride.
Banyak blog-blog yang ditulis oleh orang yang autistic (tentu yang high-functioning, karena mereka bisa mengerti cara menulis blog), yang isinya menjelaskan tentang bagaimana mereka melihat kehidupan:
http://thiswayoflife.org/index.html
http://thiswayoflife.org/feelings.html (menarik)
Dan mereka ingin diterima sebagai orang yang unik, yang "berbeda", bukan orang "sakit".
Banyak dari mereka yang mungkin berbakat pada pekerjaan2 yang memerlukan kesabaran, ketelitian, dan disiplin. Jadi mungkin orang-orang dengan autism dapat menjadi insinyur (engineer) yang baik.
Namun mereka yang low-functioning kadang memang perlu pengawasan dan terapi yang lebih intensif karena kadang2 mereka susah melakukan kegiatan sehari-hari biasa seperti sikat gigi, ikat tali sepatu, ataupun membaca.
Di lokasi sekitar saya pusatnya loh
Jadi katanya banyak orang tua orang tua dari berbagai daerah di Amrik yang datang ke sekitar Bay Area & Silicon Valley, untuk mencari perawatan dan terapi untuk anaknya yang terkena berbagai penyakit seperti autism, cerebral palsy, dan berbagai developmental disability lainnya. Di daerah sini memang katanya fasilitias untuk penyandang developmental disability sangat baik dan lengkap.
Jadi apa yang dapat dilakukan
Jika kamu seorang yang didiagnosis autism: "Hi! ^^"
Jika kamu seorang yang tidak didiagnosis autism: "Hi juga! ^^" Dan tetap have fun lah dengan mereka yang autistic maupun tidak, karena mereka semua unik dan menarik.
